EntertainmentUncategorized

Terungkap Susahnya Wanita Korsel Bekerja Pasca Punya Anak”

Terungkap Susahnya Wanita Korsel Bekerja Pasca Punya Anak”

Korea Selatan merupakan salah satu negara dengan angka kesuburan paling rendah di dunia. Kondisi ini terjadi ketika semakin banyak anak muda, khususnya wanita di Korea Selatan yang enggan menikah dan memiliki anak.

Salah satu hal yang menghalangi hal tersebut berkaitan dengan pekerjaan atau karier.
Seoul of Women & Family belum lama ini melakukan survei pada 1.200 wanita di Seoul yang kariernya terhenti antara usia 25-54 tahun. Dari keseluruhan responden, 577 wanita bekerja. Definisi perempuan yang kariernya terganggu adalah mereka yang ekonominya terhenti karena pernikahan, kehamilan, persalinan, mengurus keluarga, atau alasan serupa lainnya.

Studi ini juga menunjukkan bahwa setelah terhentinya karier, perempuan yang bekerja pada pekerjaan ‘reguler’ di pasar tenaga kerja Korsel menjadi lebih rendah. Pekerjaan ‘reguler’ yang dimaksud mengacu pada sistem yang menjamin pekerjaan bagi seorang pekerjaan hingga usia pensiun yang sah.

BACA JUGA INFO PENTING :  WHATSAPP RESMI PUSATCUAN

Terungkap Susahnya Wanita Korsel Bekerja Pasca Punya Anak”

Lebih lanjut 1.135 responden lain di antaranya merupakan pekerja upahan. Sebelum karier mereka berhenti, 70 persen pekerja upahan memiliki pekerjaan tetap dengan jaminan kerja seperti itu. Setelah karier mereka berhenti, hanya 51,7 dari mereka yang memiliki pekerjaan tetap.

Para peneliti mengatakan bahwa Pemerintah Seoul membutuhkan sebuah sistem yang dapat mempersiapkan perempuan untuk memasuki kembali pasar tenaga kerja setelah karier mereka terhenti. Hal ini menekankan perlunya kebijakan dan analisis lebih lanjut mengenai mengapa perempuan rata-rata bekerja dalam jangka waktu yang singkat setelah mereka kembali bekerja pasca-interupsi menikah atau memiliki anak.

Hanya 40,5 persen perempuan pada kelompok usia tersebut yang mampu bekerja sebelum dan sesudah melahirkan.

Sebaliknya, 92,9 persen penduduk laki-laki mempunyai pekerjaan sebelum dan sesudah kelahiran anak mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *