EntertainmentNewsTOP STORIESUncategorizedVirus

Viral Wanita Memaki Petugas tak Terima saat diminta Putar Balik

Viral Wanita Memaki Petugas tak Terima saat diminta Putar Balik

Wanita yang memaki petugas di pos penyekatan Simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Cilegon, Banten, telah diamankan Polres Cilegon.

Wanita yang pada saat kejadian mengenakan pakaian warna kuning itu ternyata bernama Gustuti Rohmawati.

Diketahui, Guatuti marah saat diminta putar balik karena tidak diperbolehkan masuk ke kawasan Pantai Anyer.

BACA JUGA : Converse Perkenalkan Komunitas AllStar 2023

Selain Gustuti Rohmawati, polisi juga mengamankan pengendara mobil yang merupakan seorang pria bernama Hasan Bahrudin.

Keduanya diamankan tim Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon di kediaman sepupunya di wilayah Carita, Kabupaten Lebak, pada Minggu (15/5/2021) malam.

 

Viral Wanita Memaki Petugas tak Terima saat diminta Putar Balik

“Kedua orang pengemudi dan penumpang kendaraan Toyota Vios nomor polisi A 1330 TH diamankan di kediaman sepupunya di Carita,” kata Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono, dikutip dari Kompas.com pada Senin (17/5/2021).

Sigit menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pasangan suami istri itu mengaku berangkat dari Kota Serang menuju Carita, Pandeglang untuk menjenguk sepupunya yang sedang sakit.

Namun, pada saat itu keduanya tidak dapat menunjukan bukti bahwa saudaranya sakit, sehingga diputar balikan.

“Keduanya tinggal di Serang berangkat ke Carita, Pandeglang. Awalnya mereka lewat Padarincang, karena situasi macet parah putar balik,” ujar Sigit.

“Kemudian mereka masuk lagi ke JLS. Saat di simpang Ciwandan saat itu terjadi insiden itu.”

Sigit menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pasangan suami istri itu mengaku berangkat dari Kota Serang menuju Carita, Pandeglang untuk menjenguk sepupunya yang sedang sakit.

BACA JUGA : Info Sejarah Bangunan Pasar Tanah Abang Jakarta

“Keduanya tinggal di Serang berangkat ke Carita, Pandeglang. Awalnya mereka lewat Padarincang, karena situasi macet parah putar balik,” ujar Sigit.

“Kemudian mereka masuk lagi ke JLS. Saat di simpang Ciwandan saat itu terjadi insiden itu.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *